Skip to content Skip to menu Skip to search

Success Story

LSI Raih Lima Rekor Muri

Koran Tempo, 4 Mei 2006

Lingkaran Survei Indonesia, lembaga jajak pendapat dan konsultan politik, yang dikelola Denny J.A., meraih lima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) kemarin. Penghargaan itu mencakup lembaga riset yang quick count (hitung cepat)-nya "paling presisi", lembaga riset yang paling banyak melakukan prediksi dengan akurasi 100 persen dalam satu bulan, dan konsultan yang paling banyak memenangi pemilihan kepala daerah dalam satu bulan.

Dua penghargaan lain telah diberikan pada awal Desember tahun lalu, yakni sebagai konsultan pemilihan kepala daerah pertama yang memiliki klien di lima pulau besar (Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua) serta konsultan pemilihan kepala daerah yang mendapatkan kepercayaan melakukan riset pemilihan kepala daerah paling banyak dalam satu kontrak, 9 provinsi dan 100 kabupaten.

"Prestasi ini semakin memicu kami menjadikan survei atau jajak pendapat sebagai artikulator silent majority," kata Direktur Eksekutif LSI Denny J.A. sebelum menerima piagam penghargaan dari Ketua Muri Jaya Suprana kemarin.

Menurut dia, begitu pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2004 berakhir, peran sekitar 150 juta pemilih yang sebelumnya menjadi penentu figur presiden dan partai politik yang berkuasa di DPR pun tak didengar lagi suaranya. Aspirasi mereka digantikan oleh para elite partai besar dan pengusaha.

Berbagai kebijakan dan wacana publik yang penting kemudian berlangsung tanpa keterlibatan secara signifikan 150 juta pemilih itu karena tak ada medium yang bekerja secara terprogram dan berkelanjutan bagi mereka. "Ruang kosong itulah yang hendak kami isi. Ibarat termometer, opini publik dapat diukur secara berkala. Pemerintah pun dapat memanfaatkannya untuk kebijakan yang responsif," tutur doktor ilmu politik dari Universitas Ohio, Amerika Serikat, itu.

Jaya menambahkan, opini publik sudah seharusnya tidak lagi hanya sebagai bagian dari pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan. "Opini publik harus menjadi penentu, bukan lagi bagian," kata pengusaha jamu yang juga pendiri Lembaga Kelirumologi itu

Akurasi Survei

Lingkaran Survei Indonesia menjaga survei dan semua kegiatan risetnya agar hasilnya akurat. Dua bulan sebelum Pilkada Bulan Maret 2005, di hadapan lebih dari seratus calon kepala daerah yang diundang Partai Golkar, Lingkaran Survei Indonesia mengumumkan bahwa: Zulkifli Nurdin menang besar di Jambi Ismeth Abdullah meraup suara terbanyak di Kepulauan Riau, Gamawan Fauzi mengalahkan Irwan Prayitno di Sumatra Barat, Sinyo Sarundayang mengatasi AJ Sondakh di Sulawesi Utara. Prediksi itu satu-persatu terbukti. Dua hari sebelum kongres Partai Demokrat Lingkaran Survei Indonesia mengumumkan di kalangan elit Partai Demokrat: Hadi Utomo akan terpilih sebagai ketua umum dan Subur Budi Santoso meraih suara terbanyak kedua. Prediksi ini kembali terbukti.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di bulan Maret 2006, membuat ekperimen untuk mengukur sejauh mana survei akurat dalam memprediksi suara pemilih. Selama bulan Maret, diambil 5 pemilihan kepala daerah masing-masing Kabupaten Tanjung Jabung Timur ( 9 Maret), Provinsi Papua (10 Maret), Kabupaten Natuna (16 Maret), Kabupaten Bolaang Mongondow (20 Maret) dan Kotamadya Balikpapan ( 28 Maret). Wilayah Pilkada ini terbentang antara daerah yang mudah dijangkau hingga daerah yang sulit dijangkau.

Survei dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia di 5 wilayah tersebut, satu bulan menjelang Pilkada. Sebagai pertanggungjawaban publik, LSI mempublikasikan hasil survei itu, baik lewat konferensi pers maupun dalam bentuk iklan. Publik bisa menilai sendiri apakah survei LSI bisa dipercaya atau tidak. Ini sekaligus ujian bagi kredibilitas LSI. Untuk menghindari tuduhan publikasi hasil survei itu mempengaruhi pemilih, LSI sengaja memilih mengiklankan survei itu di Jakarta----tempat yang jauh dari hingar bingar Pilkada di 5 wilayah tersebut.

Akurasi tepat survei pilkada oleh Lingkaran Survei Indonesia

Setelah Pilkada usai dan KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) melakukan pleno, terbukti prediksi survei LSI akurat. Tidak ada satupun wilayah yang gagal diiprediksikan oleh survei.